Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Instruksi Tegas Presiden Jokowi: Kalau Masuk Pidana, Pidanakan!

Lukman Hakim , Jurnalis-Rabu, 05 Oktober 2022 |16:34 WIB
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Instruksi Tegas Presiden Jokowi: Kalau Masuk Pidana, Pidanakan!
Presiden Jokowi. (Foto: Ant)
A
A
A

SURABAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Malang untuk menjenguk pasiean korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Rumah Sakit. Pada kesempatan itu, dia kembali menegaskan untuk diusut tuntas tragedi ini. 

Presiden telah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut tuntas tragedi Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam lalu. Tim ini diketuai Menkopolhukam Mahfud MD., Wakil Ketua Menpora, Zainuddin Amali dan Sekretaris Mantan Jampidum, Nur Rochmad.

"Kita sudah bentuk tim pencari fakta independen yang diketuai oleh pak Menkopolhukam. Kenapa dibentuk tim pencari fakta independen karena ingin kita usut tuntas, tidak ada yang ditutup-tutupi," kata Jokowi usai menjenguk pasien korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang di RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rabu (5/10/2022).

BACA JUGA:Rayakan HUT ke-77 TNI, Kopassus Renovasi Rumah Warga Binaannya Jadi Layak Huni

"Yang salah juga diberikan sanksi, kalau masuk ke pidana juga sama dipidanakan," kata dia. 

Dia juga mengungkapkan bahwa, setelah dari RSSA Malang, dirinya mengunjungi Stadion Kanjuruhan yang ada di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Saya juga akan perintahkan menteri PU untuk mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3, semuanya. Apakah gerbangnya sesuai dengan stadar, cukup lebar, manajemennya memegang kendali siapa, semuanya," katanya.

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, TGIPF akan bekerja cepat. Ini senada dengan perintah Presiden Jokowi yang ingin tragedi Kanjuruhan bisa diselesaikan dalam tempo kurang dari sebulan. Menurut Mahfud, TGIPF bakal mengusut jaringan bisnis dan pengiklan laga antara Arema Malang dengan Persebaya Surabaya.

Dia mengendus tidak diubahnya jadwal pertandingan liga yang diusulkan diganti sore hari, berhubungan dengan jaringan bisnis dan pengiklan. "Kok bisa apa namanya jadwal pertandingan yang diusulkan sore kok tetap di malam kan itu ada jaringan-jaringan. Jaringan bisnis ada jaringan periklanan ya nanti kita lihat," jelasnya. 

(Widi Agustian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement