Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gara-Gara Mimpi, Raja Majapahit Perintahkan Bunuh Anak Sendiri Agar Sembuh dari Sakit

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |08:05 WIB
Gara-Gara Mimpi, Raja Majapahit Perintahkan Bunuh Anak Sendiri Agar Sembuh dari Sakit
Prabu Brawijaya V dari Majapahit. (Foto: sangpencerah.id)
A
A
A

PRABU Brawijaya konon pernah memerintahkan membunuh bayi berusia sewindu karena saran dari ahli nujum atau peramal. Ini dilakukan Prabu Brawijaya agar dapat sembuh dari sakit yang dideritanya.

Dikisahkan dari buku "Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara - Negara Islam di Nusantara" karya Slamet Muljana, sang Prabu Brawijaya bermimpi beliau bisa sembuh dari penyakitnya. Namun, menurut nujum, dia harus bercampur dengan putri Wandan, dayang-dayang putri Dwarawati, yang setelah sembilan bulan melahirkan seorang jabang bayi laki-laki.

Putri Wandan kemudian diceraikan dan jabang bayi itu diserahkan Prabu Brawijaya kepada juru Masahar dengan pesan agar dibunuh setelah usianya mencapai sewindu. Namun, setelah usia bayi bernama Bondan Kejawan itu mencapai sewindu, juru sawah Masahar tidak sampai hati membunuhnya dan terpaksa berbohong pada Prabu Brawijaya.

Suatu ketika Bondan Kejawan, yang sudah beranjak dewasa, tanpa sepengetahuan Masahar mengikutinya menyerahkan hasil sawah kepada Prabu Brawijaya. Di Istana, Bondan Kejawan memainkan gamelan Sekar Dalima, hadiah dari Raja Campa, yang tidak boleh dimaikan sembarang orang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement