Kondisi goa bersejarah di Kampung Dondai saat ini telah penuh dengan pepohonan di punggungnya, sedangkan ke bagian dalam goa itu berserakan bongkahan-bongkahan batu, akibat ledakan bom Sekutu.
Sementara itu, Ketua Adat Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya Jhono RB yang mengunjungi lokasi itu terlihat asyik melihat kondisi goa tersebut. Menurutnya, goa itu menyimpan potensi ekonomi sehingga bisa dijadikan obyek wisata sejarah sehingga perlu dirawat dan dilestarikan oleh masyarakat adat sebagai obyek wisata yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Kampung Dondai.
Ia menuturkan, sebagai umat Hindu tempat ini baru dikunjunginya sehingga ia pun masuk ke terowongan itu dan mengambil air dalam torowongan dan mengisinya dalam sebuah botol. “Sebagai umat Hindu, saya wajib bersyukur dan memanjatkan doa, serta menaburkan beras kuning dan minyak wangi, sebagai penghormatannya di tempat yang baru saya kunjungi,” ujarnya.
Menurutnya, goa ini benar-benar masih sakral. “Saya tidak bisa bercerita dengan kata-kata, bulu-bulu badan saya berdiri,” katanya.
Kendati demikian, ia berharap goa ini bisa dikelola menjadi spot wisata religi dan sejarah, karena memiliki keunikan tersendiri. “Saya juga berharap, Pemerintah Desa membuat suatu program pengembangan, didukung oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura, membuka spot-spot wisata yang menarik pengunjung,” tuturnya.
(Agustina Wulandari )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.