JAKARTA - Dekan Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Profesor I Ketut Adnyana, menyebut kasus gangguan ginjal akut disebabkan oleh lebih dari satu faktor atau multi faktor.
Artinya, bukan saja disebabkan oleh obat sirup yang diduga terkandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).
“Bentuk penyebab gagal ginjal tak hanya disebabkan oleh faktor tunggal, tetapi multi faktor atau banyak pengaruhnya,” kata Ketut dalam program Special Dialogue Okezone.
Menurutnya, faktor tersebut bisa berasal dari infeksi-infeksi yang ditularkan selama masa pandemi yang tak kunjung selesai ini. Selain itu, ia mengatakan adanya kesalahan pola makan yang mempengaruhi pola hidup.
“Namun, memang yang menjadi sorot utama, yaitu dari penggunaan obat-obatan yang mengandung etilen glikol dan dietilen glikol,” tambahnya.