Share

Penyebab Gempa M6,2 Jember, Dipicu Adanya Patahan Batuan di Zona Outerise

Dimas Choirul, MNC Media · Selasa 06 Desember 2022 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 519 2721576 penyebab-gempa-m6-2-jember-dipicu-adanya-patahan-batuan-di-zona-outerise-ZfQ5tWUUvP.jpg Ilustrasi/ Foto: Freepik

JEMBER - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Selasa (6/12/2022).

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10,75° Lintang Selatan (LS); 113,42° Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 284 Kilometer barat daya Jember dengan kedalaman 10 kilometer.

 BACA JUGA:Gempa Terkini Jawa Timur, Ini Hasil Analisis BMKG Terkait Gempa M6,2 Jember

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi/patahan batuan di zona outerise.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," kata Daryono dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).

 BACA JUGA:Gempa M6,2 Jember Terasa hingga Malang, Bikin Warga Panik

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Jember, Gubukmas, Mataram, Kepanjen, dan Sumberpucung dengan skala intensitas III MMI, daerah Kuta dan Kuta Selatan dengan skala intensitas II-III MMI

Kemudian daerah Madiun, Ponorogo, Bantul, Yogyakarta, Sawahan, Klaten, Banyuwangi, dan Karangasem dengan skala intensitas II MMI. Meski demikian, BMKG memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 13.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan kekuatan terbesar M4,6.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Daryono mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini