Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sastrawan Remy Sylado Wafat, Jenazah akan Dimakamkan Besok di TPU Menteng Pulo

Muhammad Farhan , Jurnalis-Senin, 12 Desember 2022 |15:50 WIB
Sastrawan Remy Sylado Wafat, Jenazah akan Dimakamkan Besok di TPU Menteng Pulo
Remy Silado/Foto: Wikipedia
A
A
A

JAKARTA - Sastrawan legendaris Remy Sylado telah berpulang dalam usia 77 tahun. Diketahui Remy saat ini masih berada di rumah duka yakni kediamannya pribadi di Jalan Kavling PLN RT 012/015, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.

Menurut istri almarhum, Emmy Tambayong menjelaskan jenazah almarhum akan dimakamkan sekira pukul 11 siang pada besok, Selasa (13/12/2022). Saat ini, ia mengungkapakan, jenazah sedang dimandikan sekaligus mempersiapkan peti mati.

 BACA JUGA:Sastrawan Remy Sylado Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun

"Iya rencananya itu besok jam 11 siang, di Menteng Pulo Casablanca, ada di lingkungan Gereja kan, kita kan dapet jatahnya disana," ujar Emmy kepada wartawan, Senin (12/12/2022).

Menurut Emmy, rumah duka hanya ditempatkan di kediaman pribadinya. Meski keluarga sempat merencanakan di Carolus atau Cikini.

 BACA JUGA:Stroke hingga Hernia, Komplikasi Penyakit yang Dialami Sastrawan Remy Sylado

"Rumah duka ya disini aja, tadinya mau di Carolus atau Cikini tapi mungkin terlalu jauh jadi ya disini aja," katanya.

Diketahui, Remy Sylado merupakan seorang sastrawan, dosen, novelis, penulis, penyanyi, aktor, dan mantan wartawan Indonesia keturunan Minahasa, Sulawesi Utara.

Sempat berkarier sebagai aktor, ia muncul beberapa film layar populer, seperti Tinggal Sesaat Lagi (1986), drama keluarga Akibat Kanker Payudara (1987), dan drama keluarga 2 dari 3 Laki-Laki (1989), seperti dikutip dari Wikipedia.

Bahkan, ia sempat mendapatkan apresiasi dan pujian yang membuatnya mendapatkan nominasi untuk Piala Citra di Festival Film Indonesia, ketiganya sebagai Aktor Pendukung Terbaik.

Ia juga aktif sebagai seorang penulis yang beberapa karyanya telah diadaptasi ke layar lebar. Salah satu film populer yang pernah dibuat berdasarkan tulisannya adalah Ca-bau-kan (2002) dari novel berjudul sama Ca-bau-kan: Hanya Sebuah Dosa (1999).

Remy Sylado juga mengajar beberapa perguruan tinggi di Bandung dan Jakarta, seperti Akademi Sinematografi, Institut Teater dan Film, Sekolah Tinggi Teologi.

Dia seorang poliglot, menguasai banyak bahasa. Dalam beberapa kesempatan, dia sering berpakaian serba putih sebagai ciri khasnya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement