JAYAPURA - Ratusan warga mengamuk dan hendak membakar Polres Tolikara. Namun aksi anarkis massa berhasil dicegah aparat keamanan.
Direskrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani, mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap adanya indikasi sekelompok warga ingin membakar Polres Tolikara saat mereka melakukan penyerangan.
(Baca juga: Pasca-insiden, Kapolres Tolikara Dicopot)
"Memang di bagian luar belakang Mapolres Tolikara ditemukan jeriken berisi bensin yang diduga akan digunakan membakar bangunan," kata Kombes Faizal dilansir Antara, Rabu (21/12/2022).
Lebih lanjut dia mengatakan, anggota kepolisian setempat mengambil tindakan dengan memberikan tembakan peringatan, sekelompok massa berupaya menyerang dan masuk ke mapolres dengan membawa berbagai alat tajam dan batu, katanya lagi.
Dia mengungkapkan, peristiwa itu, berawal dari dua warga dalam keadaan mabuk mendatangi Mapolres Tolikara dan membuat onar, sehingga anggota kepolisian berusaha menanganinya.
Saat itulah kedua orang itu lari keluar, dan kemudian sekelompok warga berupaya masuk ke Polres dengan membawa senjata tajam.
"Melihat kondisi itulah, sehingga anggota mengeluarkan tembakan peringatan hingga menyebabkan empat orang terluka, namun seorang di antaranya meninggal dalam perjalanan ke RSUD Wamena, Kabupaten Jayawijaya," kata Kombes Faizal.
Dia menyatakan pula, kondisi di kawasan itu sudah relatif kondusif dan satu orang sudah diamankan. Saat menyerang Mapolres Tolikara, massa dilaporkan merusak ruangan dan kendaraan. “Benar seorang warga yakni DB sudah diamankan,"pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.