Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Kriminal yang Dianggap Pahlawan, Ada yang Merampok Demi Penuhi Kebutuhan Janda Miskin

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 17 Januari 2023 |07:10 WIB
3 Kriminal yang Dianggap Pahlawan, Ada yang Merampok Demi Penuhi Kebutuhan Janda Miskin
A
A
A

JAKARTA - Indonesia memiliki legenda Si Pitung, yang oleh Belanda dianggap penjahat Betawi, namun dikenal sebagai pahlawan bagi masyarakat kecil.

Sebab, Pitung membagikan hasil rampokannya untuk membantu warga miskin di sekitar tempat tinggalnya. Kriminal yang dianggap pahlawan rupanya nyata terjadi. Beberapa negara memiliki kisah serupa.

Bahkan, di antara mereka ada yang bekerja untuk FBI usai menjalani masa tahanan. Berikut sejumlah kriminal yang dianggap pahlawan.

1. Billy Miner

Meskipun dikenal sebagai perampok, namun Billy Miner mendapat julukan “The Gentleman Robber” karena sopan saat merampok. Miner adalah orang yang menciptakan ungkapan ‘angkat tangan!’, yang terkenal hingga detik ini.

Ia mulai merampok kereta pos pembawa paket pada tahun 1800-an. Hal itu membuat ia dipenjara selama 25 tahun. Usai keluar dari penjara pada tahun 1902, Miner kembali melakukan aksinya dengan merampok kereta api.

Ia sempat tertangkap pada tahun 1904 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Namun, ia berhasil melarikan diri. Dalam pelariannya itu, Miner terus merampok kereta, hingga akhirnya ditangkap dan meninggal dunia di penjara.

Menurut berbagai sumber, Miner tidak pernah memerintahkan anak buahnya untuk membunuh siapa pun saat melakukan aksinya. Bahkan, larangan membunuh itu tetap berlaku meski lawan dalam keadaan terpojok dan harus membela diri.

Miner menggunakan hasil curiannya untuk membantu melunasi utang seorang janda. Ia pernah mencuri sebuah bank yang dianggap terlalu memeras masyarakat.

2. Frank Abagnale

Penipu terkenal asal Amerika Serikat (AS), Frank Abagnale, adalah sosok yang paling dicari pihak kepolisian AS. Ia mampu mencuri serta memalsukan identitas orang lain.

Bahkan, Abagnale mampu melakukan penyamaran sebanyak 250 kali, dengan menyamar menjadi pilot, pengacara, dan dokter. Ia berhasil pergi ke lebih dari 26 negara dengan menyamar sebagai pilot Pan Am Airways.

Abagnale ditangkap pada tahun 1969 dan harus mendekam di penjara selama 12 tahun. Usai bebas dari penjara, Frank Abagnale justru bekerja untuk FBI selama 30 tahun.

Ia banyak membongkar kasus penggelapan, penipuan dokumen dan cek. Saat ini, pria kelahiran tahun 1948 itu menjadi konsultan perusahaan dan bank terkemuka di AS. Film Catch Me If You Can, yang dibintangi Leonardo Di Caprio, adalah film yang terinspirasi dari kisah Abagnale.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement