Selain untuk mengetahui siapa saja musuh yang dihadapi juga untuk menghentikan pasokan logistik kepada gerilyawan. Sutiyoso bersama pasukannya berhasil menggalang kedekatan dan berbaur dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan masyarakat setempat. Mereka melakukan aktivitas bersama, memberikan pelayanan kesehatan, dan tidur bersama warga perkampungan. Namun demikian, hal itu dilakukan dengan tingkat kewaspadaan yang tinggi.
“Saya dan pasukan sangat berupaya jangan sampai kepala desa atau kepala suku membantu gerilyawan PGRS/Paraku. Kalau itu sampai terjadi, kami bisa dihadang oleh PGRS/Paraku,” kenang Bang Yos panggilan akrab Sutiyoso.
Upaya mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menerapkan taktik antigerilya membuahkan hasil. Mereka berhasil mengisolasi gerilyawan PGRS/Paraku dengan masyarakat. Selama 10 bulan operasi, tak ada sebutir peluru pun yang diletuskan Sutiyoso dan pasukannya.Tidak hanya itu, tidak ada satupun anggotanya yang gugur dalam operasi tersebut.
Kenyang Pengalaman Operasi
Kiprah Sutiyoso sebagai prajurit Kopassus yang kenyang dengan pengalaman tempur di medan operasi juga diakui Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Dalam buku biografinya berjudul “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto” Prabowo menganggap Sutiyoso sebagai sosok yang kenyang dengan pegalaman operasi.
”Saya tahu beliau orang yang terlibat dalam berbagai operasi. Termasuk operasi penyusupan ke Timor Timur di bawah Pak Dading Kalbuadi. Pak Sutiyoso terkenal sebagai orang yang penuh humor. Orang lapangan yang banyak operasi,” kenang Prabowo.
Tidak hanya itu, Prabowo juga menyebut Sutiyoso sebagai sosok yang patriotik dan cinta Tanah Air. “Pak Sutiyoso sangat patriotik, dia Merah Putih. Itulah tipe senior-senior saya, guru-guru saya yang membina saya selama di tentara,” ucapnya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.