JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan, hingga sat pasukan gabungan belum berhasil membebaskan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Martens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Faktor utamanya, kata Yudo, ialah kehati-hatian dalam upaya pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut. Termasuk, bagaimana dampak terhadap masyarakat sipil.
"Belum ada perkembangannya (penyelamatan pilot Susi Air)," kata Laksamana Yudo usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Selasa (4/4/2023).
Hingga saat ini kata Yudo, pihaknya masih mengedepankan cara-cara persuasif dengan melibatkan tokoh agama, dan masyarakat. Salah satunya adalah negosiasi yang dilakukan antara pemerintah daerah dengan KKB.
"Tetap kami dahulukan dengan persuasif, dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat," ucapnya.
"Kita tetap persuasif mengandalkan Bupati Nduga untuk menyelesaikan dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat," sambungnya.
Pasukan gabungan TNI-Polri kata dia, tidak ingin menyerang KKB Papua dengan frontal, apalagi menggunakan cara-cara militer yang dapat membahayakan warga sipil.