Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polda Kalsel: Humas PT JGA Diduga Otak Pembunuhan Sadis terkait Tambang di Banjar

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |21:55 WIB
Polda Kalsel: Humas PT JGA Diduga Otak Pembunuhan Sadis terkait Tambang di Banjar
Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi (Foto: Antara)
A
A
A

BANJAR - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menangkap 4 terduga pelaku terkait penembakan maut pria lanjut usia (lansia) bernama Sabriansyah (63) terkait tambang di Banjar, Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Andi Rian Djajadi mengatakan bahwa salah satu terduga pelaku merupakan humas perusahaan tambang batu bara PT JGA berinisial AB yang merupakan otak pembunuhan sadis tersebut.

“Petugas melakukan pengembangan kasus dan kembali meringkus empat tersangka salah satunya Humas PT JGA," ujar Andi Rian dilansir Antara, Selasa (4/4/2023).

Andi Rian mengatakan tiga terduga pelaku lainnya masing-masing berinisial R (42), S (42), YU (35). Andi Rian menuturkan, Humas PT JGA merupakan orang yang memerintahkan pengeroyokan dan penembakan terhadap korban.

"AB selaku pemberi perintah kepada tersangka AY yang sudah diamankan terlebih dahulu," terangnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengejar sejumlah terduga pelaku lainnya. Salah satunya adalah terduga pemilik senjata api yang digunakan menembak kepala korban.

"Kami berupaya keras mengungkap dan membuat terang kasus pembunuhan berencana ini. Kepada para pelaku lainnya, segera menyerahkan diri dengan baik, atau petugas akan bertindak tegas kepada pelaku yang belum menyerahkan diri," pungkasnya.

Diberikan sebelumnya, Sabriansyah ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tembak di kepala. Polisi sebelumnya lebih dulu menangkap satu terduga pelaku, yakni AY sehingga sampai kini total sudah 5 orang yang ditangkap.

"Ada luka tembak di bagian kepala di mana pelurunya sedang diuji balistik," kata Irjen Andi Rian Djajadi, Jumat 31 Maret 2023 lalu.

Rian menyebut pelaku pengeroyokan merupakan orang suruhan dari pihak perusahaan tambang batu bara PT JGA. Insiden ini diduga buntut adanya sengketa lahan.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement