KOLN – Kisah Halina Bukowiecka sangatlah tragis. Dia harus merasakan keras dan kejamnya hidup ketika usianya baru menginjak tujuh tahun. Halina “Dijermankan” Nazi secara paksa selama bertahun-tahun semasa Nazi mencengkeram Eropa pada masa Perang Dunia (PD) II.
Kemudian dia dipindahkan ke panti asuhan. Di sana, Halina juga menjalani pemeriksaan kesehatan yang lebih kepada “pemeriksaan ras”.
Sejak saat itu, Halina menjalani kehidupan bak di neraka. Dia tak pernah melupakan bagaimana kehidupannya berjalan. Meski dia dimasukkan ke sekolah khusus anak-anak ras Arya dan mendapat nama baru yang lebih “berbau” Jerman, Helene Buchenauer.