MALANG - Sebanyak 20 orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Maju Jaya 22 yang terbakar berhasil diselamatkan ke daratan Kabupaten Malang. Bahkan seluruh ABK tersebut telah difasilitasi untuk pulang kembali ke Cilacap dengan menggunakan armada bus.
Kasatpolair Polres Malang AKP Totok Suprapto menyatakan, dari 28 orang di KM Maju Jaya 22 yang terbakar, diketahui ada satu orang ABK yang tak jadi berangkat karena sakit. Jadi total ada 27 orang, termasuk nahkoda, Mualim, dan Kepala Kamar Mesin (KKM).
"Semula laporan 28 awak, sesuai keterangan 20 ABK yang sudah sandar berjumlah 27, pada saat berangkat dari Pelabuhan Cilacap satu ABK sakit. Total 20 yang sudah dievakuasi ke daratan," ungkap Totok dikonfirmasi pada Kamis (15/6/2023).
Jadi hingga Kamis sore, tim gabungan dari Basarnas Surabaya, Satpolair Polres Malang, Pos Angkatan Laut Sendangbiru, relawan, dan nelayan setempat berhasil mengevakuasi 20 orang ABK. Sisa dari 7 orang tersebut kini masih berada di tengah lautan pada sekitar kapal yang terbakar dengan menumpang kapal nelayan lain dari Cilacap.
"Tujuh ABK termasuk satu nahkoda, 1 KKM masih di sekitar kapal terbakar pada kapal nelayan yang lain dari Cilacap," ungkapnya.
Petugas dibantu nelayan Sendangbiru Malang terakhir berhasil mengevakuasi lima orang ABK dari sekitar kapal yang terbakar. Kapal nelayan Sendangbiru yang membawa 5 ABK itu tiba di Dermaga Sendangbiru, Kabupaten Malang, pada Kamis dini hari (15/6/2023) sekitar pukul 03.30 WIB.
Selanjutnya, seluruh ABK yang telah berhasil dibawa ke daratan langsung diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas Sitiarjo. Kemudian mereka dipulangkan dengan bus berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Cilacap.
"Proses pemulangan 20 ABK dengan menggunakan bus Manunggal Trans Nopol S-7498-UN, berangkat dari Pelabuhan Perikanan Pondokdadap Sendangbiru Malang menuju Pelabuhan Cilacap Jawa Tengah, dalam kondisi aman," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal pencari ikan bernama KM Maju Jaya 22 berbobot 98 grosston, terbakar di perairan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Samudera Hindia di selatan perairan Pantai Sendangbiru, Kabupaten Malang. Kapal pencari ikan ini mengangkut 28 orang dilaporkan terbakar pada Selasa pagi (13/6/2023) kemarin sekitar pukul 05.30 WIB.
Kemudian 8 orang ABK dari KM Maju Jaya 22 dievakuasi oleh kapal sopek milik nelayan Sendangbiru dan tiba di daratan pada Selasa malam kemarin. Proses evakuasi pun dilanjutkan pada Rabu pagi dengan melibatkan unsur Basarnas, Satpolair Polres Malang, TNI Angkatan Laut, dan nelayan setempat.
(Widi Agustian)