Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ekspor lewat PLBN Aruk Terus Catatkan Kinerja Positif

Aris Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 15 November 2023 |17:20 WIB
Ekspor lewat PLBN Aruk Terus Catatkan Kinerja Positif
(Foto doc. BNPP)
A
A
A

SAMBAS - Ekspor melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) terus mencatatkan peningkatan kinerja yang positif dan konsisten sejak secara resmi kembali dibuka.

Wendelinus Fanu, Kepala PLBN Aruk, menjelaskan bahwa PLBN Aruk terus berupaya mengingkatkan sinergitas dengan Karantina Pertanian, Karantina Perikanan dan Bea Cukai dalam memfasilitasi aktivitas ekspor yang dilakukan guna memudahkan pelaku ekspor dalam mengurus dokumen yang dibutuhkan.

“Hadirnya PLBN Aruk tentunya diharapkan mampu memberikan pelayanan dan fasilitas terkait pengurusan dokumen, aktivitas pengiriman dan loading barang yang dilakukan di Titik Nol,” tutur Wendel dalam laporan yang dikutip, Selasa (14/11/2023).

Wendel juga menambahkan, akan terus membangun kolaborasi dengan para stakeholders untuk memberikan pelayanan yang terbaik khususnya dalam memfasilitasi perdagangan lintas batas negara melalui PLBN Aruk.

Catatan ekspor pada tahun 2022 untuk ekspor komoditas pertanian membukukan nilai mencapai Rp4,35 miliar sedangkan untuk per Oktober 2023 sudah berkisar Rp6,14 miliar.

Penanggung Jawab Karantina Pertanian Entikong Wilayah Kerja Aruk, Muhammad Faqih Amrulloh, menjelaskan bahwa kegiatan ekspor di PLBN Aruk merupakan dukungan dari Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks).

Gerakan ini diinisiasi oleh Kementerian Pertanian yang mendorong untuk memanfaatkan teknologi, inovasi, jejaring dan kerja sama.

“Kegiatan ekspor di PLBN Aruk menunjukan tren yang positif guna mendukung gerakan yang dicanangkan pemerintah pusat dalam hal ini ekspor komoditas pertanian,” ujar Faqih.

Faqih juga menerangkan, adanya kemudahan dalam proses pengajuan permohonan ekspor yang dapat dilakukan secara online, tentunya mempermudah eksportir dalam mengurus kelengkapan dokumen.

Pengurusan dokumen berbasis online ini mendukung program paperless sehingga lebih efektif, efisien dan transparan sehingga mempermudah bagi pemohon dalam pengurusan dokumen karantina.

Tidak hanya melayani ekspor komoditas pertanian, PLBN Aruk juga memfasilitasi aktivitas ekspor komoditas perikanan.

Komoditas perikanan tersebut mencatatkan nilai berkisar Rp10,1 miliar pada 2022 dan mengalami peningkatan yang cukup pesat untuk per Oktober 2023 berkisar Rp10,82 miliar.

Penanggung Jawab Karantina Perikanan Wilayah Kerja Aruk, Reno Putra, juga menjelaskan bahwa pelaku ekspor komoditas perikanan berasal dari wilayah pesisir yang ada di Kalimantan Barat.

Menurutnya, pelaku ekspor komoditas perikanan ini berasal dari Pontianak dan beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas seperti Selakau, Pemangkat dan dari Paloh juga biasa mengirimkan komoditas ikan ke Malaysia.

(Aris Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement