Ia pun meminta agar para relawan Ganjar-Mahfud tidak surut dalam berkampanye di tengah masyarakat. Selain itu, kejadian di Boyolali dijadikan sebagai pelajaran.
Menurutnya, dalam ajang kampanye kerap terjadi potensi gesekan antar elemen masyarakat. Sehingga diharapkan aparat di masing-masing wilayah mengantisipasi potensi terjadinya gesekan di masyarakat tersebut.
“Apa yang terjadi di Boyolali ibarat riak kecil dalam perjuangan, justru ini bisa dijadikan introspeksi diri, agar kita lebih hati-hati dan waspada dalam kegiatan di lapangan. TPN paham, para relawan umumnya masih berusia muda, dan memiliki semangat tinggi, bahkan cenderung fanatik terhadap capres-cawapres yang didukung. Untuk itu jangan mudah terpancing provokasi," kata dia.
"Begitu juga sebaliknya, seandainya kita yang dianggap melakukan provokasi, seluruh relawan akan kena getahnya, dan tentu saja berdampak kurang baik bagi citra relawan,” tuturnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.