Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Relawan Ganjar-Mahfud Dianiaya Oknum TNI, TPN Ajak Semua Pihak Menahan Diri

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 01 Januari 2024 |20:36 WIB
Relawan Ganjar-Mahfud Dianiaya Oknum TNI, TPN Ajak Semua Pihak Menahan Diri
Oknum TNI keroyok relawan pendukung Ganjar-Mahfud (Foto: tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Aksi kekerasan oknum aparat TNI dari terhadap relawan Ganjar-Mahfud terjadi di Boyolali, Jateng, pada Sabtu 30 Desember 2023.

TPN Ganjar-Mahfud pun menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan oknum prajurit TNI itu.

“Kami mendesak pimpinan TNI untuk mengusut tuntas tindak kekerasan anggotanya terhadap warga sipil,” ujar Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Ammarsjah Purba, Senin (1/1/2024).

Dalam kampanye pilpres situasinya memang cenderung memanas, oleh karenanya semua pihak diharapkan bisa menahan diri, tidak mudah terpancing provokasi.

“Kita boleh menduga apa yang terjadi di Boyolali kemarin, ada juga faktor psikologis, bahwa baik pelaku maupun korban kekerasan, sama-sama masih berjiwa muda yang cenderung temperamental,” tambah Ammar.

Ia menilai bahwa seharusnya aparat turut menjaga situasi kampanye Pilpres 2024 tetap kondusif.

“Sebagai aparat negara, idealnya bersikap netral, yakni menjaga situasi masa kampanye tetap kondusif dan aman, ini yang kita harapkan,” ujar Ammar.

Ia pun meminta agar para relawan Ganjar-Mahfud tidak surut dalam berkampanye di tengah masyarakat. Selain itu, kejadian di Boyolali dijadikan sebagai pelajaran.

Menurutnya, dalam ajang kampanye kerap terjadi potensi gesekan antar elemen masyarakat. Sehingga diharapkan aparat di masing-masing wilayah mengantisipasi potensi terjadinya gesekan di masyarakat tersebut.

“Apa yang terjadi di Boyolali ibarat riak kecil dalam perjuangan, justru ini bisa dijadikan introspeksi diri, agar kita lebih hati-hati dan waspada dalam kegiatan di lapangan. TPN paham, para relawan umumnya masih berusia muda, dan memiliki semangat tinggi, bahkan cenderung fanatik terhadap capres-cawapres yang didukung. Untuk itu jangan mudah terpancing provokasi," kata dia.

"Begitu juga sebaliknya, seandainya kita yang dianggap melakukan provokasi, seluruh relawan akan kena getahnya, dan tentu saja berdampak kurang baik bagi citra relawan,” tuturnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement