JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meninjau langsung lokasi terdampak gempabumi dengan magnitudo 4,8 di Kab. Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu malam (31/12/2023).
Dwikorita mengungkapkan bahwa kejadian gempabumi ini termasuk kategori gempabumi dangkal dengan kedalaman 10 kilometer. Gempabumi dengan kategori dangkal ini telah menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.
Gempabumi tersebut menjadi perhatian serius BMKG, yang langsung berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk mendirikan posko informasi gempa. Melalui posko ini, BMKG memberikan informasi kepada masyarakat seputar gempa dan mengimbau warga di wilayah Sumedang dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempabumi. Simulasi gempabumi rutin yang diadakan oleh pemerintah daerah perlu diikuti untuk memastikan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi situasi darurat,” kata Dwikorita dalam keterangannya, dikutip Kamis (4/1/2024).
Dalam upaya memberikan ketenangan kepada masyarakat yang mengungsi, Dwikorita dan tim meninjau lokasi pengungsian untuk menenangkan Masyarakat dan sosialisasi kegiatan trauma healing kepada warga terdampak khususnya anak-anak. Langkah ini diambil untuk membantu masyarakat mengatasi dampak psikologis dari bencana gempabumi.