JAKARTA - Gerakan yang dibuat untuk memperkuat kesadaran dan pemahaman hak-hak politik, Jaga Pemilu meluncurkan website https://jagapemilu.com. Laman ini diharapkan sebagai bentuk pengawasan rakyat terhadap penyimpangan dan ketidakadilan dalam pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang.
Pendiri Gusdurian, Alissa Wahid menyatakan kesiapannya untuk mendukung pelaksanaan pelaporan dengan cara membantu laman jaga pemilu untuk mengecek di lapangan secara langsung.
"Kami memang tidak memiliki membangun platform tapi kami punya pasukan yang ada dimana-mana. Kita senang karena semua hal yang kita temukan di lapangan bisa kita kumpulkan yaitu memberikan ruang bagi rakyat untuk bisa melaporkan, karena banyak yang ingin melaporkan tapi enggak tahu kemana?,"kata Alissa.
Gusdurian sendiri kata Alissa juga turut dibantu dengan jejaring di tingkat lokal mulai dari komunitas lintas iman, kelompok minoritas, keagamaan hingga masyarakat sipil yang ikut bekerjasama.
"Itu sangat penting civil society kembali kedepan maju untuk mengawal kehidupan berbangsa,"ucapnya.
Lantas dia menceritakan kekhawatiran nya dimana pemilu kali ini mengobarkan rakyat demi kepentingan kekuasaan. Dimana salah satunya dengan menggunakan fasilitas negara yang diklaim milik oknum tertentu.
"Pemilu sekarang mengorbankan rakyat, itu yang saya rasakan, menggunakan demokrasi untuk kepentingan power. Sekarang kita lihat dengan pengucuran bantuan besar-besaran semuanya boleh aturannya ada, itu kemudian disambungkan dengan benefit tertentu, rakyat nyoblos untuk rakyat tapi buat kekuasaan,"tuturnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.