Ganjar Pranowo kemudian menyebutkan pesta demokrasi lima tahunan pasca era reformasi memiliki keistimewaan karena seorang Presiden hanya dibatasi dapat menjabat maksimal dua periode.
"Setiap lima tahun sekali suasananya 11-12 seperti ini. Sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Padahal harusnya kita mengangkat hal tersebut biasa saja, sebuah evolusi dalam pemerintahan, lima tahun selesai, lima tahun lagi kalian boleh maju. Tapi maaf tidak boleh nambah, itu konstitusi," jelas Ganjar Pranowo.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Ganjar Pranowo didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid serta Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo melaksanakan kunjungan resmi ke kantor PGI pada Senin (22/1/2024).
Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom dan sejumlah pendeta dan pengurus Gereja dari berbagai daerah hadir dalam kunjungan Ganjar Pranowo di Kantor PGI tersebut.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.