Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terkuak! Motif Terstruktur Pungli di Rutan KPK, Ada Lurah hingga Pengepul

Muhammad Farhan , Jurnalis-Selasa, 23 Januari 2024 |17:16 WIB
Terkuak! Motif Terstruktur Pungli di Rutan KPK, Ada Lurah hingga Pengepul
Salah Satu Rutan KPK/Foto: MNC Portal
A
A
A

 

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar fakta dibalik motif pungutan liar (pungli) Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Diketahui Dewan Pengawas (Dewas) KPK tengah mengusut dugaan pelanggaran etik dari 93 pegawai Rutan yang diduga terlibat dalam praktik pungli tersebut.

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengungkapkan motif pungli di dalam Rutan KPK tersebut telah dilaksanakan secara struktur. Dia mengonfirmasi adanya peran-peran seperti pak Lurah hingga pengepul pungli dari para tahanan KPK tersebut.

"Saya ingin sampaikan ini sangat terstruktur karena ada yang bertindak sebagai lurahnya, koordinator di masing-masing hunian, kemudian ada pengepulnya," jelas Ali kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (23/1/2024).

Ali menjelaskan bahkan dari rekening yang digunakam untuk mengumpulkan uang hasil pungli tersebut, dialirkan melalui rekening-rekening yang dimiliki orang non pegawai KPK.

"Rekening-rekening yang digunakan pun bukan rekening dari orang-orang yang ada di Rutan Cabang KPK. Rekening di luar," tegas Ali.

"Ini artinya memang sangat terstruktur sehingga sangat serius kemudian kami menuntaskan kejadian yang ada di Rutan Cabang KPK," tutup Ali.

Sebelumnya, Dewas KPK menyebut, kasus pungutan liar (pungli) yang melibatkan puluhan pegawai lembaga antirasuah itu terjadi di tiga rutan milik KPK.

"Yang pertama di Merah Putih, yang kedua di sini (Rutan) C1, ketiga di Rutan Guntur," kata Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris saat ditemui di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2024).

Syamsuddin berkata, praktik pungli itu terjadi agar para tahanan mendapat fasilitas lebih, seperti bisa memesan makanan hingga menggunakan alat telekomunikasi.

"Intinya, ya segala macam lah. Ada untuk pesan makanan. Untuk, bisa mengunakan HP. Mungkin juga untuk yang ada maksud itu ya (suap pungli untuk besuk diluar jadwal kunjungan tahanan)," terang Syamsuddin.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement