Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Begini Isi Kutukan Ratu Shima Tentang Presiden Indonesia

Awaludin , Jurnalis-Jum'at, 09 Februari 2024 |13:55 WIB
 Begini Isi Kutukan Ratu Shima Tentang Presiden Indonesia
Ratu Shima (foto: dok ist)
A
A
A

RATU SHIMA, menjadi ratu yang pertama di tanah Jawa. Meski merupakan ratu di tanah Jawa yang memimpin Kerajaan Kalingga. Namun Ratu Shima tidak lahir atau berasal dari Jawa.

Para sejarawan sepakat bahwa Ratu Shima yang sering disebut Shima, Sihma, atau Sima disebut merupakan putri seorang pendeta di wilayah Kerajaan Melayu Sribuja.

Namun ada beberapa mitos, terkait kutukan Ratu Shima yang membuat presiden Indonesia tidak mau menginjakan kakinya di kota Kediri. Pasalnya, siapapun presiden Indonesia yang berani ke kota Kediri, maka kutukan Ratu Shima akan jatuh kepadanya, yakni lengser.

Hal itu seperti diyakini oleh seorang budayawan sekaligus sejarawan dan juga penulis buku Atlas Walisongo, KH Agus Sunyoto tentang kutukan Ratu Shima.

“Kutukannya cukup jelas, siapa kepala negara yang tidak suci benar, masuk wilayah Kota Kediri maka dia akan jatuh,” terang Agus beberapa tahun lalu, seperti dikutip dari Youtube KHAZANAH TRANS7 OFFICIAL tayangan 15 April 2020 lalu.

Lengsernya Presiden Soekarno dan Abdurahman Wahid (Gus Dur) disebut-sebut dikaitkan dengan kutukan Ratu Shima. Karena Soekarno dan Gus Dur adalah presiden Indonesia yang tercatat pernah bertandang ke kota Kediri. Dan sedangkan presiden Jokowi sempat mengundang kontroversi lantaran tidak mau ke kota Kediri, pasca mendapat pertimbangan dari Sekretariat Kabinet, Pramono Anung.

Dikisahkan pada buku "Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" tulisan Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, Ratu Shima lahir di sekitar wilayah Sungai Musi di Banyuasin 611. Meski begitu, sang ratu itu bukanlah dari seseorang darah biru atau keturunan raja. Dia hanyalah putri Brahmana, putri seorang pendeta yang sekarang tinggal di wilayah yang sekarang disebut Palembang.

Namun ada pendapat lain di mana sang pemimpin perempuan pertama di Jawa ini merupakan putri Hyang Sailendra atau cucu Santanu dari Sriwijaya. Pendapat lain menyebutkan bahwa Ratu Jay Shima merupakan putri Depunta Hyang Sri Yayanaga, raja Sriwijaya dan Sempula.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement