Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Karut-marut Pengeloaan Pasar Ciputat, Walkot Tangsel Perintahkan Disperindag Dialog dengan Pedagang

Hambali , Jurnalis-Sabtu, 29 Juni 2024 |10:24 WIB
Karut-marut Pengeloaan Pasar Ciputat, Walkot Tangsel Perintahkan Disperindag Dialog dengan Pedagang
Pasar Ciputat, Tangerang Selatan (Foto: Okezone.com/Hambali)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Keinginan para pedagang Pasar Ciputat untuk menyampaikan aspirasi tak kunjung ditanggapi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Para pedagang yang tergabung dalam Perhimpunan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) itu sejak beberapa pekan lalu berupaya untuk menemui Kepala Disperindag dan jajaran. Namun hingga kini niatan itu tak kunjung terwujud.

Keinginan audiensi itu di antaranya adalah untuk memertanyakan keseriusan pengelolaan Pasar Ciputat yang telah dikotori praktik jual-beli lapak. Tiap lapak berupa kios atau los dihargai sekira Rp3 juta, Rp5 juta hingga Rp9 jutaan.

 BACA JUGA:

Para pedagang merasa sangat dirugikan atas ulah oknum pengelola pasar yang mematok tarif untuk menempati lapak kios ataupun los dalam gedung. Beberapa pedagang berani terang-terangan menunjukkan bukti kuitansi pembayaran.

Wali Kota Benyamin Davnie mengaku telah mendengar kabar itu. Dia pun lantas memberi instruksi langsung pada Kepala Dinas Perindag agar turun menggelar dialog dengan para pedagang Pasar Ciputat.

"Saya telah menginstruksikan pada Indag khususnya dan jajaran dengan timnya untuk beraudiensi atau berdialog dengan para pedagang Pasar Ciputat," katanya, usai menerima pendataan petugas Pantarlih KPU di kediamannya di kawasan Lengkong, Serpong, Sabtu (29/06/24).

 BACA JUGA:

"Saya sudah minta tampung coba, bicarakan apa sih masalahnya yang mereka alami, dan kemudian cari pemecahannya (solusi)," imbuh Benyamin.

Dilanjutkan dia, pungutan-pungutan terkait jual-beli lapak itu akan ditindaklanjuti sesuai aturan hukum. "Intinya kita tidak ingin ada pihak yang dirugikan. Kalau ada pungutan-pungutan yang dipengaduan seperti itu, itu jelas akan kita tindak nantinya," tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement