Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, legislatif, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan keluarga menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet muda yang berkualitas.
“Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi role model bagi cabang olahraga lain. Kolaborasi antara pemerintah, legislatif, pengurus cabor, pelatih, dan orang tua harus terus dibangun agar pembinaan atlet pelajar berjalan maksimal,” ucapnya.
Selain mengejar prestasi di ajang POPDA 2026, Andri menekankan bahwa pembentukan karakter generasi muda tetap menjadi tujuan utama dalam proses pembinaan olahraga.
“Semoga anak-anak ini mampu meraih prestasi terbaik, tetapi yang paling penting mereka pulang menjadi pribadi yang lebih baik, anak-anak muda Kota Tangerang yang berkarakter. Itu yang paling membanggakan bagi orang tua maupun daerah,” tuturnya. ADV
(Anindita Trinoviana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.