Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Venezuela Diperkirakan Mencapai Puluhan Ribu

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2026 |01:05 WIB
Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Venezuela Diperkirakan Mencapai Puluhan Ribu
Puing bangunan yang runtuh akibat gempa Venezuela.
A
A
A

CARACAS — Ribuan warga Venezuela dikhawatirkan tewas pada Kamis (25/6/2026) setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang dan menghancurkan ibu kota Caracas, menjebak orang-orang di bawah reruntuhan bangunan serta memicu rentetan gempa susulan yang kuat.

Menurut Survei Geologi AS (USGS), gempa bumi berkekuatan M 7,2 melanda sekitar 160 km sebelah barat Caracas, lalu diikuti kurang dari satu menit kemudian oleh gempa susulan berkekuatan M 7,5. Otoritas Venezuela sejauh ini mengonfirmasi setidaknya 164 korban tewas dan 971 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut, dan jumlah korban diperkirakan masih akan terus bertambah.

Petugas penyelamat bergegas melewati puing-puing bangunan yang runtuh di Caracas saat malam tiba, sementara kerabat yang putus asa mencari bantuan untuk orang-orang terdekat mereka yang dikhawatirkan terjebak. Beberapa korban selamat yang berada dalam kondisi syok dibawa pergi, sebagian di antaranya dievakuasi menggunakan tandu.

Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan angka korban awal ini belum termasuk data dari negara bagian La Guaira yang merupakan wilayah paling terdampak. Wilayah yang berada di dekat Caracas dan menjadi lokasi bandara utama kota tersebut kini telah ditutup total.

USGS menggunakan pemodelan prediktif untuk memperkirakan jumlah korban jiwa dan menyebutkan kemungkinan besar angka kematian akan mencapai ribuan, dengan probabilitas besar melebihi 10.000 jiwa. Sebuah situs web yang dibuat untuk melacak orang hilang dan diunggah di platform X oleh para pemimpin oposisi Venezuela—yang sebagian besar berada di luar negeri—mencantumkan lebih dari 6.600 orang belum ditemukan hingga pukul 02.00 waktu setempat.

Banyak warga Venezuela tengah berada di dalam rumah ketika gempa terjadi pada siang hari, yang kebetulan bertepatan dengan hari libur nasional.

Secara geografis, Venezuela terletak di zona aktif seismik tempat Lempeng Karibia bertemu dengan Lempeng Amerika Selatan.

Menurut data USGS, diperkirakan ada sekitar 30.000 orang tewas ketika gempa dahsyat serupa menyebabkan kerusakan luas di kota Merida dan Caracas pada tahun 1812 silam.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement