Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyekapan oleh Taufik Hidayat Terungkap Usai Korban Ditinggalkan di Rumah Sakit

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2026 |23:05 WIB
Penyekapan oleh Taufik Hidayat Terungkap Usai Korban Ditinggalkan di Rumah Sakit
Pelaku penyekapan dan penganiayaan di Bandung, Taufik Hidayat.
A
A
A

JAKARTA - Kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan yang dilakukan Taufik Hidayat (30) terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, mulai terungkap saat korban dilarikan ke rumah sakit. Saat itu, korban diketahui mengalami luka parah hingga akhirnya menarik perhatian tenaga medis.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan menjelaskan Taufik sempat meminta bantuan penjaga kos untuk mengantar korban ke RSUD Ujung Berung. Namun, pihak rumah sakit meminta agar korban dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih besar karena kondisinya dinilai serius.

"Tersangka minta kepada seseorang penjaga kos untuk mengantarkan korban ke RSUD Ujung Berung, namun di RSUD itu ditolak, dimohon untuk dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena kondisinya parah," ujar Rudi dalam konferensi pers, Jumat (26/6/2026).

Setelah itu, Taufik membawa YTR ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Dari rekaman CCTV rumah sakit, Taufik terlihat tiba pada Rabu (10/6/2026) dini hari dengan menggunakan mobil putih dan didampingi seorang saksi yang merupakan penjaga rumah.

"Terlihat dari CCTV, bahwa pelaku dengan menggunakan mobil putih dini hari mengantarkan korban ditemani satu saksi dari penjaga rumah," lanjut Rudi.

Setibanya di rumah sakit, korban langsung menjalani pemeriksaan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, saat proses pemeriksaan berlangsung, Taufik justru meninggalkan lokasi.

"Terlihat di tayangan CCTV, tersangka meninggalkan korban dan pergi keluar," lanjut Rudi.

Melihat kondisi korban yang dinilai memprihatinkan, pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin kemudian menghubungi Direktorat PPA Polda Jawa Barat. Dari laporan tersebut, penyidik mulai menelusuri kasus yang akhirnya mengungkap dugaan kekerasan yang dialami korban.

"Jadi terima kasih Hasan Sadikin menghubungi UPTD Direktorat PPA Polda Jabar. Akhirnya kita datang ke rumah sakit Hasan Sadikin, inilah awalnya terungkapnya peristiwa yang memilukan, proses selanjutnya pembuatan laporan polisi," lanjut dia.

Dalam kesempatan yang sama, Rudi menjelaskan dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap korban disebut telah berlangsung sejak 2024, saat keduanya mulai menjalin hubungan. Perbuatan tersebut diduga terjadi di empat lokasi berbeda yang menjadi tempat tinggal keduanya hingga 2026.

Korban disebut mengalami berbagai bentuk kekerasan, mulai dari hantaman benda tumpul, benda tajam, hingga tubuhnya disundut rokok.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement