Chamad mengungkap angka yang tidak yakin dengan program MBG ini lebih tinggi dibanding yang merasa yakin. Sebanyak 63,1 persen responden menyatakan bahwa mereka tidak yakin, sementara yang merasa yakin sebesar 31,6 persen.
"Ini salah satu program yang sekarang menjadi pembicaraan banyak masyarakat," ujarnya.
Survei ini dilakukan dalam periode 18-26 Mei 2026. Sampel dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsional antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi.
Dengan jumlah sampel sebanyak 2.400 responden, margin of error yang diterapkan ±2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.