Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Temuan Ratusan Senjata Api Hingga Narkoba di Sekolah Swasta Ternyata dari Sengketa

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Jum'at, 07 Agustus 2026 |15:59 WIB
Temuan Ratusan Senjata Api Hingga Narkoba di Sekolah Swasta Ternyata dari Sengketa
Temuan Ratusan Senjata Api Hingga Narkoba di Sekolah Swasta Ternyata dari Sengketa
A
A
A

JAKARTA - Penemuan ratusan senjata api, narkoba hingga puluhan CD porno di salah satu ruangan, terungkap setelah adanya sengketa dengan pimpinan yayasan terdahulu berinisial IWD. Polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut.

"Iya, karena tanpa ada sengketa itu kami enggak bisa masuk,” ujar Kuasa hukum yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan, Hermawanto, saat ditemui di sekolah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

‘’Justru karena sengketa itu, kami kemudian memberhentikan dia ketua, lalu kemudian kami punya akses untuk masuk ke dalam ruangan," lanjut Hermawanto.

Kliennya sebelumnya memecat telah IWD dari pucuk pimpinan yayasan setelah menjabat 15 tahun lamanya. 
"Akhirnya kami coba buka-buka, enggak tahunya ketika kami buka ruangan itu, kita temukan barang terlarang. Seandainya tidak ada sengketa, mungkin senjata itu masih ada di sini," ujarnya.

Hermawanto menjelaskan, sengketa itu didasari atas adanya indikasi penyalahgunaan dana yayasan dalam membeli tanah pada 2013. Uang pembelian tanah tersebut diambil dari dana yayasan. 

"Enggak tahunya empat tahun kemudian sertifikat tanah itu atas nama istrinya, bukan atas nama sekolah yayasan. Dan tahu istrinya itu adalah anggota pembina," kata Hermawanto.

 

Dia menegaskan, kliennya sama sekali tidak mengetahui keberadaan senjata, narkoba dan CD porno tersebut. Pasalnya, kata dia, barang bukti itu tersimpan sejak sekolah dipimpin oleh pengurus yayasan yang lama.

"Karena yang mengelola itu dahulu adalah pengurus lama yang sudah kami berhentikan, sudah kami pecat. Dan sekarang pengurus baru, makanya kami tidak tahu apa-apa," ucap Hermawanto.

"Akses terhadap ruangan pun kunci dibawa oleh mereka semua. Dan sekarang karena ada beberapa yang ter-police line, maka itu kewenangan kepolisian untuk membukanya," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement