Sementara itu, total luas lahan terbakar secara nasional tercatat mencapai 64.341 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 39.959 hektare atau sekitar 62 persen telah berhasil dipadamkan dan dikendalikan melalui kerja tim gabungan.
"Jadi berkat kerja keras dari tim gabungan Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat di lapangan sebesar 39.959 hektare atau 62 persen dari total area terbakar telah berhasil dipadamkan dan dikendalikan. Itu data yang sudah kita collect di posko krisis kita, crisis center kita," tuturnya.
Auliansyah mengatakan Polri telah melakukan langkah antisipasi dan mitigasi potensi karhutla sejak tahun lalu. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bersama jajaran Polri, kementerian, serta lembaga terkait.
Selain itu, pencegahan dilakukan secara terpadu melalui patroli darat dan udara, sosialisasi larangan membakar lahan, pemetaan wilayah rawan, serta pembangunan infrastruktur untuk mencegah api meluas.
"Melaksanakan sosialisasi dengan cara membuat maklumat larangan membakar, melakukan pemetaan titik rawan dan pembuatan infrastruktur, seperti pembasahan, membuat embung, membuat sekat kanal supaya api tidak berpindah ke tempat lain," jelasnya.