Berdasarkan pemantauan satelit, terdapat 2.479 titik panas (hotspot) di wilayah Kalteng dengan tingkat kepercayaan medium hingga tinggi. Sementara luas indikatif lahan terbakar mencapai 7.634 hektare.
Dalam operasi darat penanganan karhutla, sebanyak 10.700 personel dikerahkan. Mereka terdiri atas unsur TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, BPBD, pihak swasta, serta unsur terkait lainnya.
Pemantauan dan penanganan karhutla juga dilakukan melalui operasi udara. BNPB menyiapkan 10 pesawat untuk mendukung operasi tersebut.
"Untuk operasi udara, terdapat 10 pesawat yang terdiri dari untuk patroli udara 3 unit, di mana 1 heli Bell, 1 Caravan berfungsi untuk patroli dan OMC, dan penambahan 1 patroli. Untuk water bombing ada 7 unit, 1 unit existing saat ini dan akan penambahan 1 unit lagi," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.