Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Senior, Begini Kondisi Teman Seangkatannya 

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |12:04 WIB
Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Senior, Begini Kondisi Teman Seangkatannya 
Danpuspomau Marsda TNI Daan Sulfi (Foto: Ari Sandita/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau), Marsda TNI Daan Sulfi, mengungkap kondisi dua rekan Serda Ahmad Muzammil Farisa (AMF) yang tewas pasca dianiaya seniornya. Kedua rekannya dalam kondisi baik dan sudah bisa beraktivitas kembali.

"Untuk (kondisi) tiga korban, ya untuk saat ini yang satu meninggal dunia yang sudah kita ketahui, yang duanya sebenarnya tidak terjadi, fisik pun tidak ada masalah. Jadi, bisa melakukan kegiatan sehari-hari dan bisa langsung kerja," ujarnya, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, dua teman satu angkatan Serda AMF, yakni Serda ZN dan Serda RP, dalam kondisi baik saat ini. Saat kejadian, ketiganya dikumpulkan oleh Serda MTS selaku seniornya hingga akhirnya datang teman satu angkatan Serda MTS, yakni Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH.

Serda JM lantas melakukan pemukulan sebanyak tiga kali terhadap Serda AMF hingga berujung pada meninggalnya korban. Puspomau pun terus melakukan perbaikan di jajarannya terkait pembinaan.

Pasalnya, tambahnya, pimpinan TNI telah memberikan penekanan soal pembinaan tidak dilakukan dengan penganiayaan. Pembinaan diharuskan dengan cara-cara yang positif untuk membangun organisasi.

"Kami juga sedang melakukan beberapa proses perbaikan untuk masalah pembinaan, jadi tidak satu ini saja, dan memang sudah ada penekanan dari pimpinan bahwa pembinaan di TNI Angkatan Udara tidak ada dengan melaksanakan dengan penganiayaan, (tapi) pembinaan yang bersifat positif membangun organisasi," tuturnya.

"Tapi kalau mengarah kepada penganiayaan, penyiksaan, pembulian, akan ditindaklanjuti. Kami menangani berbagai macam kasus masalah pembinaan ini, tidak satu dua, hanya ini mungkin yang klimaksnya sampai dengan meninggal dunia," kata Daan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement