Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Ini Deretan Alutsista Baru Indonesia

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |14:10 WIB
2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Ini Deretan Alutsista Baru Indonesia
Presiden Prabowo Subianto (foto: Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

Kapal Perang dan Kapal Induk Perkuat Pertahanan Laut

Dua kapal perang buatan Italia, KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, menjadi bagian dari upaya penguatan armada TNI Angkatan Laut (AL). Kedua kapal produksi Fincantieri tersebut dirancang untuk mendukung pertahanan dan pengamanan wilayah laut Indonesia.

Selain kedua kapal tersebut, TNI AL juga menerima kapal cepat rudal (KCR) bernama KRI Belati. Kapal ini dapat digunakan untuk mendukung operasi patroli dan tempur laut. 

Indonesia juga meresmikan KRI Sriwijaya-100 pada 24 September 2026. Kapal yang sebelumnya bernama ITS Giuseppe Garibaldi tersebut merupakan kapal perang bekas Angkatan Laut Italia yang kini memperkuat jajaran TNI AL.

Kehadiran KRI Sriwijaya-100 diharapkan dapat meningkatkan kemampuan operasi maritim sekaligus mendukung misi bantuan kemanusiaan.

A400M dan Rafale Perkuat Kekuatan Udara

TNI Angkatan Udara (AU) menerima satu unit pesawat angkut strategis Airbus A400M pada November 2025. Indonesia memesan dua unit pesawat tersebut untuk memperkuat kemampuan angkut strategis TNI AU.

Pesawat ini dirancang untuk mengangkut personel, kendaraan, dan berbagai perlengkapan militer. Kemampuannya juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung distribusi logistik dan misi kemanusiaan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

Sementara itu, jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation, Prancis, mulai memperkuat kekuatan udara Indonesia pada 2026. Pada 18 Mei 2026, pemerintah mengonfirmasi penyerahan enam unit Rafale. Indonesia sendiri memesan total 42 unit pesawat tempur tersebut.

Rafale memiliki kemampuan tempur multirole yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai misi pertahanan udara. Kehadirannya diharapkan meningkatkan kesiapan TNI AU dalam menjaga kedaulatan ruang udara nasional.

Indonesia juga menerima empat unit pesawat Dassault Falcon 8X. Pesawat ini mendukung kebutuhan mobilitas udara jarak jauh untuk menunjang tugas-tugas pemerintahan dan pertahanan.

Selain pesawat tempur dan angkut, pengadaan helikopter juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan operasional TNI. Helikopter H225M Caracal dan H225T VVIP disebut menjadi bagian dari penambahan armada udara. 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement