IRAN - Iran dikabarkan tengah mempersiapkan senjata baru yang disebut sebagai “bapak dari semua bom”. Pernyataan ini muncul beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan penggunaan bom konvensional terbesar milik Washington untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.
Juru bicara Garda Revolusi Iran (IRGC), Hossein Mohebi, mengatakan bahwa persiapan untuk memperkenalkan senjata tersebut sedang berlangsung. Namun, dia tidak mengungkapkan spesifikasi maupun kemampuan senjata yang dimaksud.
“Kita sedang dalam tahap persiapan untuk mengungkap 'bapak dari semua bom'. Ini adalah sesuatu yang baru bagi musuh,” kata Mohebi, dilansir dari trtworld, Kamis (22/10/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah Trump pada Jumat mengisyaratkan kemungkinan penggunaan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB), yang dikenal dengan julukan “induk dari semua bom”, untuk menargetkan fasilitas nuklir Iran.
GBU-43/B memiliki berat sekitar 9.800 kilogram atau 21.600 pon. Senjata tersebut merupakan salah satu bom konvensional nonnuklir terbesar yang dimiliki militer AS.