Champi diperkirakan mencapai jarak terdekat dengan Taiwan pada Jumat malam, 23 Oktober 2026 saat melintas di lepas pantai timur laut pulau tersebut. Setelah itu, badai diprakirakan bergerak ke utara menuju perairan di lepas pantai Shanghai.
Kementerian Perhubungan Taiwan melaporkan sebanyak 125 penerbangan dibatalkan pada Kamis, sebagian besar merupakan penerbangan domestik. Meski, operasional jaringan kereta api sejauh ini belum terdampak. Kementerian Dalam Negeri juga menyatakan belum menerima laporan mengenai evakuasi warga.
Taiwan dikenal memiliki sistem kesiapsiagaan yang relatif baik dalam menghadapi topan, sehingga jumlah korban jiwa akibat fenomena tersebut dapat ditekan. Meski topan lebih sering terjadi pada musim panas, badai serupa juga dapat melanda pada musim gugur dengan membawa angin kencang dan hujan deras.
Selain Taiwan, Champi diperkirakan melintas di dekat Yonaguni, pulau berpenghuni paling barat Jepang yang berada di Prefektur Okinawa. Di Jepang, maskapai Japan Airlines, All Nippon Airways (ANA), dan Skymark membatalkan lebih dari 100 penerbangan pada periode Kamis hingga Minggu. Pembatalan tersebut diperkirakan mengganggu perjalanan lebih dari 11.000 penumpang.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.