Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo Tegaskan Pembukaan Lahan Pangan Tak Boleh Sentuh Hutan Primer

Felldy Utama , Jurnalis-Jum'at, 23 Oktober 2026 |20:30 WIB
Prabowo Tegaskan Pembukaan Lahan Pangan Tak Boleh Sentuh Hutan Primer
Presiden Prabowo Subianto (foto: BPMI Setpres RI)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa rencana pembukaan lahan baru untuk meningkatkan produksi pangan nasional tidak boleh mengganggu hutan primer.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat menerima laporan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan yang berlangsung pada Rabu 21 Oktober 2026.

Dalam sidang tersebut, Amran melaporkan rencana pengembangan lahan rawa mineral seluas 2 juta hektare yang dinilai berpotensi menyediakan pangan bagi hingga 500 juta penduduk.

Pada tahap awal, Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk menggarap lahan seluas 500.000 hektare.

Mendengar paparan tersebut, Prabowo memastikan bahwa pengembangan lahan untuk produksi pangan tidak dilakukan dengan membuka hutan primer.

"Jadi kita tidak akan buka hutan primer? Untuk produksi pangan kita selanjutnya, kita tidak perlu buka hutan primer?" tanya Prabowo.

"Siap, tidak, Bapak Presiden," jawab Amran.

 

"Bagus," tegas Prabowo menanggapi jawaban tersebut.

Selain menekankan perlindungan hutan primer, Prabowo juga memastikan bahwa pemanfaatan lahan rawa mineral akan difokuskan untuk produksi komoditas pangan pokok, seperti beras, jagung, dan kedelai.

Ia menegaskan bahwa lahan tersebut tidak diarahkan untuk pengembangan tanaman bahan baku etanol.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana pemerintah meningkatkan produksi pangan nasional melalui pemanfaatan lahan baru, dengan tetap menekankan perlindungan terhadap hutan primer.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement