getting time...

NEWS » News

Ngopi Saat Aktif Pelajaran, 14 Siswa Ditangkap

Senin, 21 Januari 2008 23:45 wib

TULUNGAGUNG - Kepergok membolos  di warung kopi, sedikitnya empat belas pelajar tingkat SMP/SMA Negeri swasta di Tulungagung digelandang ke kantor polisi.

Mereka diminta membuat surat  pernyataan  tidak mengulangi perbuatannya.  Tak hanya itu, petugas polsek setempat  juga memanggil orang tua dan kepala sekolah untuk memberikan pembinaan kepada anak didiknya. 

Belasan pelajar itu tertangkap tangan sedang bolos di warung kopi Bel Kop Desa Tunggulsari Kec Kedungwaru sekitar pukul 10.00 WIB. Keempat belas siswa itu  diantaranya berasal dari SMAN 01 Boyolangu sebanyak 2 orang, SMAN 01 Gondang sebanyak 5 orang, SMPN 5 orang dan SMK Veteran 2 orang.

Mereka didatangi petugas dan digelandang ke mapolsek saat asyik menikmati secangkir kopi sembari  menghisap rokok.  Padahal mereka masih mengenakan seragam lengkap dan lazimnya berada di ruang kelas menerima pelajaran.

Namun hampir semua siswa yang "ditangkap" ini membela diri dengan mengatakan pelajaran kosong setelah  ujian semester sepekan lalu. Andre siswa kelas II SMAN Boyolangu misalnya, mengatakan daripada tidak ada pelajaran dikelas, ia memutuskan pergi warung kopi.

Dan disana sudah ada siswa dari sekolah lain. "Kami hanya ngopi aja mas. Lagipula di sekolah tidak ada pelajaran, "ujarnya dengan takut-takut.

Andre mengakui kerap berada di warung kopi itu. Namun ia melakukanya saat pulang sekolah. Sedangkan Nafrali Alfian siswa SMPN kelas I mengaku  hanya ikut-ikutan temanya. Sama dengan Andre, alasanya tidak ada pelajaran di sekolah.

"Saya hanya diajak aja mas. Dan ini baru pertama kali,"ujarnya.

Kendati beralasan jam kosong, polisi tidak mau tahu. Petugas meminta satu persatu siswa membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, termasuk mendatangkan orang tua dan kepala sekolah.

"Ini sebagai pelajaran kepada para pelajar agar tidak mudah meninggalkan sekolah disaat jam pelajaran. Sebab mereka ini adalah generasi  bangsa, "ujar Kapolsek Kedungwaru AKP Panidi.
(Solichan Arif/Sindo/uky)