o1 o2

News


Komnas HAM: Wajar Mahasiswa Pukuli Polisi

Rabu, 28 Mei 2008 - 09:28 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Pipiet Tri Noorastuti - Okezone

JAKARTA - Komnas HAM menilai pemukulan yang dilakukan mahasiswa Universitas Moestopo terhadap seorang perwira polisi sebagai hal yang wajar. Komnas HAM melihat aksi anarkis itu sebagai balas dendam atas perilaku represif polisi selama ini.

"Itu wajar. Itu merupakan pembalasan yang tidak kondusif," kata anggota Komnas HAM Yosep Adi Prasetyo saat berbincang dengan okezone, Rabu (28/5/2008).

Yosep melihat kemarahan mahasiwa sebagai sesuatu yang wajar namun harus segera diredam. Sebab itu, polisi diharapkan segera mengubah pola-polanya dalam menyikapi demonstrasi mahasiswa. Jangan sampai tindakan represif polisi di kampus Unas beberapa waktu lalu terulang kembali.

"Kalau mahasiswa direpresi, mahasiswa yang tidak dibekali senjata akan sweeping polisi, itu wajar," tukasnya.

Sebab, tindakan represif aparat kepolisian sangat mudah memancing anarkisme dari kalangan mahasiswa yang merasa dikriminalisasi. "Aksi bakar ban sejauh tidak mengganggu, jangan dipukuli. Tindakan semacam itu justru meningkatkan agresivitas anak-anak muda," ujarnya.

Meski pemukulan mahasiswa terhadap polisi itu dinilai sebagai hal wajar, namun Yosep berharap pelaku pemukulan ditindak tegas demi penegakan keadilan.

Seperti diketahui, Ipda Henryco Manurung yang tengah mengendari motornya dicegat mahasiswa Moestopo yang tengah sweeping kendaraan pemerintah. Nahas bagi Henryco, polisi yang usianya sekira 55 tahun itu lantas dipukuli mahasiswa.
(pie)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 20 Maret 2010 14:21 wib

    Ikut Demo PKS, Sabam Sirait Kutuk Israel

  • Sabtu, 20 Maret 2010 14:16 wib

    Rumah Direktur Bank Mega Syariah Dirampok

  • Sabtu, 20 Maret 2010 13:48 wib

    Pesta Miras di Kuburan

    Subur Meninggal, 5 Menit Setelah Anaknya Lahir

  • Sabtu, 20 Maret 2010 13:21 wib

    PKS untuk Palestina

    Tetap Semangat di Bawah Guyuran Hujan

  • Sabtu, 20 Maret 2010 12:56 wib

    Hai Obama, Pesantren Bukan Sarang Teroris!

  • o3 o4