BANDUNG - Sebagai partai politik yang berideologi nasionalis, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)Â mengaku siap melakukan koalisi dengan partai manapun selama memiliki visi dan misi yang sama.
Sebelumnya, PDIP sempat dikabarkan akan membangun koalisi dengan Golkar saat Taufik Kiemas mendatangi Silatnas partai berlambang pohon beringin tersebut. Tak lama berselang, merebak isu moncong putih tengah melakukan koordinasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Koalisi itu harus dimulai dengan membuka lebar pintu demokrasi. Karena tanpa demokrasi, koalisi dengan siapapun tidak akan pernah terwujud," ujar Ketua DPP PDIP Taufik Kiemas kepada okezone di Bandung, Jumat (19/9/2008).
Perbedaan ideologi antara PDIP dengan Golkar ataupun PKS, dianggap suami Megawati sebagai hal yang wajar. Sebab, kata dia, kendati ideologi berbeda, seluruh partai tetap memiliki tujuan yang sama untuk Negara.
"Baik nasionalis, marhaenis, agamis dan sebagainya, nanti tetap akan mengkrucut kepada tujuan yang sama, yakni membangun bangsa Indonesia dengan falsafah pancasila," pungkasnya.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.