JAKARTA - Pemilihan Gubernur (pilgub) Jawa Timur (Jatim) putaran II memiliki banyak kesamaan dengan Pilgub Sumatera Selatan (Sumsel) beberapa waktu lalu.
Salah satu kemiripan itu adalah adanya persaingan ketat dalam perolehan suara dua kandidat yang bertarung.
"Rivalitas Khofifah-Mudjiono (Kaji) dengan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) di Pilgub Jatim hampir sama dengan pertarungan Alex Noerdin-Eddy Yusuf dengan Syahrial Oesman-Helmi Yahya di Pilgub Sumsel. Perolehan suaranya ketat," ujar pengamat politik Sukardi Rinakit kepada okezone di Jakarta, Rabu (5/11/2008).
Sukardi menjelaskan, situasi ini wajar mengingat kekuatan kedua kandidat di Pilgub Jatim hampir sama. Kedua pasangan merupakan perpaduan antara figur yang mewakili kaum santri dan nasionalis. "Hanya saja nuansa akulturasi lebih kental dikubu Karsa," ujarnya.
Hingga kini, untuk sementara pasangan Kaji masih memimpin dalam perolehan suara. Namun, itu pun dengan selisih tipis. "Prediksi saya Kaji menang. Namun dengan selisih suara sedikit," terkanya.
(ful)