Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Petani Ngaku Bisa Gandakan Uang Ratusan Juta

Arief Pratama , Jurnalis-Rabu, 07 Januari 2009 |14:52 WIB
Petani <i>Ngaku</i> Bisa Gandakan Uang Ratusan Juta
A
A
A

BANDUNG - Seorang petani warga kampung Cipadarek Desa Mekarsari Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Aan Hamdani (63) mengaku bisa menggandakan uang Rp25 juta menjadi Rp300 juta.

Aan cukup pandai meyakinkan mangsanya. Setiap pasien diminta Aan untuk menyetorkan Rp25 juta yang disebutnya sebagai uang mahar.

Uang itu disediakan sebagai sarat untuk memanggil benda pusaka yang dapat menarik uang sehingga jumlah uang yang telah disetorkan dapat berlipat ganda. Aan sendiri sebelumnya adalah penggemar barang pusaka.

Uang kemudian diletakkan di dalam kaleng kerupuk dan baskom yang ditutupi kain. Kepada pasiennya, Aan berjanji uang setelah dalam jangka waktu tertentu uang akan berlipat ganda.

Salah satu korbannya Acep Taryana mulanya mempercayai bualan Aan. Namun lama-kelamaan Acep curiga, karena Aan tak kunjung mewujudkan mimpinya mendapatkan uang Rp300 juta.

Namun entah karena terpangaruh ucapan Aan, Acep pun bukan melaporkannya ke polisi malah justru membantu Aan mencari pasien lain.

Dibantu dengan Deden (40) yang dipekerjakan Aan menggaet mangsa, sejumlah orang pun menjadi korban. Umumnya mereka yang terperdaya dengan iming-iming Aan adalah warga desa di Pangalengan.

Sementara semakin hari, kepercayaan Acep terhadap Aan luntur juga. Acep yang sadar telah menjadi korban penipuan kemudian memberanikan diri melaporkan hal tersebut ke polisi.

Aan akhirnya ditangkap Senin kemarin di Jalan Sukajadi Gang Marjaban No 129. Setelah penyelidikan, polisi menyita barang bukti baskom dan kaleng kosong serta tumpukan kertas putih dari rumah tersangka.

Kapolresta bandung barat AKBP Pratikno kepada wartawan mengatakan kasus tindak pidana penipuan dengan modus melipatgandakan uang dengan cara gaib saat ini marak terjadi di kota besar sehingga pihaknya berharap masyarakat bisa memilih-milih investasi yang sehat dan tidak mempercayai iming-iming orang yang mengaku dapat menggandakan uang..

Meski diduga korban Aan mencapai puluhan orang, namun saat ini baru Acep yang melaporkan Aan ke polisi. "Kami berharap warga yang menjadi korban melapor. Laporan kami nanti akan di-kroschek, karena baru satu orang yang melapor," ujarnya.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement