JAKARTA - Jelang kampanye terbuka pemilu legislatif, Direkotorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar operasi patuh jaya (OPJ) guna menciptakan kondisi tertib lalu lintas.
Operasi ini juga menggandeng aparat gabungan TNI, Dinas Tramtib, serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigjen Pol Djasir Karwita mengatakan OPJ melibatkan 3.206 anggota kepolisian dibantu 30 personel POM TNI, 200 Dinas Tramtib, dan 100 personel Dishub Jakarta.
"Polri juga akan menindak peserta kampanye yang melanggar aturan berlalu lintas saat kampanye pemilu berlangsung," tegasnya seperti dilansir situs Polda Metro Jaya, Minggu (8/3/2009).
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono menyebutkan, setidaknya ada 119 titik meliputi 20 lokasi untuk operasi sepeda motor, 32 lokasi untuk angkutan umum, dan 67 kawasan macet yang menjadi target wilayah OPJ. "Sasarannya adalah pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor dan pengemudi angkutan umum," jelasnya.
Dia mengatakan, pemilihan sasaran kendaraan roda dua dan angkutan umum disebabkan banyaknya keluhan warga ataupun pengamatan anggota di lapangan. Keluhan tersebut di antaranya mereka yang mengemudi secara ugal-ugalan ataupun ngetem, dan menurunkan penumpang secara sembarangan.
Sementara itu, untuk pengendara roda dua yang akan ditindak tegas adalah mereka yang melawan arus dan menerobos lampu lalu lintas sehingga rawan menimbulkan kecelakaan. Berdasarkan data di Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, tercatat 111.369 keluhan untuk angkutan umum dan 249.540 untuk kendaraan roda dua.
(Novi Muharrami)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.