o1 o2

Polhukam


HMI Sepakat Polri Ditarik ke Dalam Departemen

Senin, 23 November 2009 - 05:11 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Rizka Diputra - Okezone

JAKARTA - Guna mendorong reformasi Polri, Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) mendesak agar lembaga penegak hukum itu ditempatkan di bawah naungan Departemen Dalam Negeri.

Tuntutan ini bertolak dari kinerja Polri yang tak kunjung membaik pascareformasi. Salah satunya dalam kasus pencatutan nama Nurcholis Madjid terkait kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

"Polri harus melakukan reformasi internal dan di reposisi (lebih di sipilkan lagi), yang penerjemahannya secara struktural dapat dengan menempatkan Polri di bawah Departemen Dalam Negeri seperti yang terjadi di negara-negara maju," ujar Ketua Umum PB HMI Arip Musthofa, kepada okezone, Senin (23/11/2009).

Permintaan maaf Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri kepada keluarga almarhum Nurcholish Madjid, menurut Arip, tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan. Harus ada langkah konkrit guna menjamin insiden serupa tak terulang di masa depan.

"Ketidakprofesionalan tersebut dapat didorong oleh dua hal, yakni conflict of interest dan arogansi kepolisian," imbuhnya.

Arip menambahkan, sejatinya Kepolisian wajib menjadikan kasus Bibit-Chandra sebagai bahan pembelajaran untuk mengevaluasi kinerja jajarannya.

(ful)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 04:04 wib

    KPU Dinilai Ceroboh Cabut SEB Panwas

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:30 wib

    Polisi Ditembak, Saksi Kunci Masih Diamankan

  • Rabu, 10 Februari 2010 00:02 wib

    Wartawan Disekap, Polisi Segera Panggil Saksi

  • Rabu, 10 Februari 2010 00:01 wib

    Pansus Akan Sita Satu Truk Data dari BPK

  • Selasa, 09 Februari 2010 23:07 wib

    Hapus Jejak, Buron BLBI Ganti Identitas Kewarganegaraan

  • o3 o4