BANDUNG - Meski Mahkamah Agung (MA) melarang pemerintah menggelar ujian nasional (UN), pengelola bimbingan belajar (Bimbel) Ganesha Operation (GO) tetap tidak akan mencabut spanduk promosi jaminan lulus UN yang terpasang di gedung bimbel dan sejumlah sekolah.
Spanduk berwarna kuning tersebut bertuliskan Jaminan Lulus UN 2010 bersama Ganesha Operation Garansi Uang kembali 100 %.
Menurut Marketing Manager GO Ir Junianto MsCe, spanduk-spanduk tersebut akan tetap terpasang sepanjang belum ada keputusan resmi dari pemerintah mengenai penghapusan UN.
"Spanduk itu kan sifatnya hanya promosi saja. Makanya isinya soal UN. Ya sepanjang masih belum ada keputusan, spanduk itu akan tetap kita pasang. Nanti kalau sudah ada keputusan, ya kita ganti spanduknya," kata Junianto saat ditemui di kantornya, Kamis (26/11/2009).
Junianto mengatakan, pemasangan spanduk UN tersebut sebetulnya hanya sebatas entry point dan untuk menarik pasar. "Ya itu hanya strategi pasar saja. Setelah ada yang tertarik, baru kita bicarakan program-program yang lain," ujarnya.
Lebih jauh Junianto mengatakan, pihaknya sebetulnya kurang setuju dengan pelarangan UN. Menurut dia, UN harus dilihat sebagai semangat memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
"Makanya, pelaksanaannya sebetulnya baik bagi siswa," tandasnya.
(lam)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan