o1 o2

Nusantara


Lagi-lagi Penyelundupan Bahan Peledak Digagalkan

Jum'at, 27 November 2009 - 16:24 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Kemas Irawan Nurrachman - Okezone

JAKARTA - Banyak cara dilakukan penyelundup bahan peledak illegal. Di Riau, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil melakukan penangkapan penyelundupan Amonium Nitrat yang disamarkan dengan pupuk.

Seperti dilansir situs Departemen Keuangan, Jumat (27/11/2009), rencananya bahan peledak tersebut akan diselundupkan ke Selayar, Sulawesi Tenggara, namun upaya itu keburu digagalkan berkat informasi intelijen.

Modus yang dilakukan pelaku dengan menyamarkan bahan peledak dengan pupuk dan menyisir perbatasan perairan Malaysia untuk selanjutnya melalui daerah lautan lepas.

Saat ditangkap, terbukti Amonium Nitrat tersebut tidak dilindungi dan dilengkapi oleh dokumen-dokumen.

"Kerugian negara yang terjadi bila barang tersebut sampai ke pasaran adalah tidak bisa dihitung (immateril). Pasalnya, bila digunakan sebagai bahan pembuatan bahan peledak tentu akan membahayakan baik bagi masyarakat maupun lingkungan hidup." Demikian disampaikan Kakanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau Nasar Salim..

Sebelumnya bahan peledak seberat 7,5 ton digagalkan Bea Cukai. Bahan peledak tersebut diamankan saat kapal yang membawanya melintas di Kepulauan Natuna pada Rabu 18 November pagi pukul 07.00 WIB. Bahan peledak tersebut terbungkus rapi di dalam 3.000 karung berukuran 25 kilogram.
(kem)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 03:03 wib

    Polisi Selidiki Ledakan Genset RSU Pirngadi

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:03 wib

    Pelaku Penembak Polisi Tidak Sendirian

  • Selasa, 09 Februari 2010 22:18 wib

    Parah.. Bapak di Berebes Perkosa Tiga Anaknya

  • Selasa, 09 Februari 2010 21:02 wib

    Berkabung Gempa, Imlek di Padang Tanpa Barongsai

  • Selasa, 09 Februari 2010 20:17 wib

    Motif Penembakan Anggota Polisi Diduga Dendam

  • o3 o4