JAKARTA - Sesaat setelah melantik tiga Wakil Menteri dan satu Sekretaris Kabinet, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan instruksi khusus. Wakil Menteri harus memiliki sikap yang loyal terhadap menteri masing-masing.
"Instruksi khusus kepada saudara, saya minta saudara membantu para menteri di departemen-departemen atau kementerian saudara masing-masing. Saya berharap saudara tetap loyal kepada menteri, mensukseskan tugas menteri, sehinggga keseluruhan tugas dari departemen dan kementerian akan berhasil," tegas Presiden dalam pidato pelantikan Wakil Menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/1/2010).
Lebih lanjut, Presiden juga meminta kepada wakil menteri untuk menjalankan pakta integritas dan kontrak kinerja yang telah ditandatangani sebelumnya. Karena pada waktunya Presiden akan melakukan evaluasi terhadap semuanya.
Lebih lanjut, Presiden juga menginstruksikan pada para menteri agar bisa mendayagunakan dan membagi tugasnya dengan para wakil menteri, sehingga terjadi sinergi.
"Saya berharap saudara dapat mempertanggungjawabkan kepercayaan dan penghormatan yang negara berikan pada saudara," katanya.
Presiden juga memperingatkan, walau situas politik belakangan ini menghangat, namun jajaran pemerintahan harus tetap berkonsentrasi menjalankan tugas pokoknya.
Ketiga wakil menteri yang dilantik yakni, Dipo Alam sebagai Sekretaris Kabinet, Syafrie Sjamsuddin sebagai Wakil Menteri Pertahanan, Fasli Djalal sebagai Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Wakil Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasioanl/Kepala Bappenas.
Sementara dua orang wakil menteri lainnya, Anggito Abimanyu bakal Wakil Menteri Keuangan, dan Fachmi Idris yang diplot sebagai Wakil Menteri Kesehatan, ditunda. Alasannya, keduanya belum memenuhi prosedur dan konstitusi. Kuat dugaan, keduanya belum bergolongan eselon 1A.
Karena dalam UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, serta Peraturan Presiden No 47 Tahun 2009 tentang Organisasi Kementerian Negara, persyaratan jabatan wakil menteri harus pejabat karir yang sudah memiliki golongan minimal eselon IA.
Lima wakil menteri yang telah dilantik lebih dulu, pada November lalu, adalah Wakil Menteri Pertanian DR Bayu Krisnamurti, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Wakil Menteri Perindustrian Alex Retra Ubun, Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar, dan Kepala BKPM Gita Wirjawan.
(hri)