tragedi sukhoi

Inilah Puisi Perpisahan Habibie untuk Ainun

TB Ardi Januar - Okezone
Kamis, 27 Mei 2010 11:24 wib
ist
ist

JAKARTA - Ditinggalkan istri tercinta untuk selamanya adalah duka yang sangat mendalam bagi Mantan Presiden BJ Habibie. Betapa tidak, almarhumah semasa hidupnya kerap menjadi teman hidup Habibie dalam suka dan duka.  
 
Sebagai rasa cinta, Habibie pun menuliskan sepenggal puisi untuk mengenang kepergian Ainun. Berikut petikan puisi karya Habibie untuk sang istri tercinta, Ainun Hasri, seperti yang diperoleh dari berbagai sumber.
 
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
 
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
 
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
 
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
 
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
 
Adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
 
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
 
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
 
Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
 
Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
 
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
 
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
 
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
 
Selamat jalan,
 
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
 
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
 
selamat jalan sayang,
 
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
 
selamat jalan,
 
calon bidadari surgaku ....
 
BJ HABIBIE


(teb)

  • Nur Fajar Kurniawan » 0 Tanggapan
    deeply...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Fitri yunita » 0 Tanggapan
    siapa ya laki2 nya bisa setia sepeRti pak habibie . . . pak habibie ibu di surga sana tersenyum mendengar puisi mu ini yg penuh arti .
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Irma100000580842739 » 0 Tanggapan
    membacanya tak terasa air mata mngalir...seolah aku terbawa arus cinta bapak kpd ibu.....semoga bapak d beri ketabahan, Amin
    Beri Tanggapan Laporkan
  • suri » 0 Tanggapan
    bener2m cinta sejati yg hanya kmatian yg dpt memisahkan... mg p'habibie tetap kuat menghdpi smua ini.. amien..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gilang taufik » 0 Tanggapan
    Eyang Habibi, aku masih kls 2 smp. Aku kagum akan kesetianmu pada Eyang Ainun. Dan engkau menginsprasi kehidupanku di masa yg akan datang. Jangan menangis eyang, masih ada Gilang2 di Indonesia yg mencintaimu. Dan tolong berikan kepandaian Eyang pada generasi muda sepantarnku. salam ku ossy, gilang, diva , nadia.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.