PALEMBANG – Ikon Kota Palembang, Jembatan Ampera, dikhawatirkan roboh, menyusul peristiwa kebakaran yang terjadi semalam pukul 22.30 WIB di Pasar Terminal 7 Ulu, Palembang. Kawasan itu terletak di bawah kolong jembatan.
Pascakebakaran, tampak beberapa bagian Jembatan Ampera seperti lengan jembatan hangus terkena sambaran api. Kendati belum diketahui persis kerusakan teknisnya, tetapi kondisi terkini jembatan yang dibangun pada 1964 itu mengundang tanggapan ahli transportasi.
“Kepadatan kendaraan yang lalu-lalang di Jembatan Ampera saat ini sudah melebihi kapasitas sekitar 0,8 hingga 0,9 persen,” kata Gede Purnama, konsultan penataan transportasi perkotaan untuk Palembang dari Cities Development Initiative for Asia (CDIA), kepada wartawan di Palembang, Senin (11/10/2010).
Gede menyebutkan data yang dihimpun CDIA tercatat sebanyak kurang lebih 5.000 kendaraan per jam melintasi Jembatan Ampera. Berarti, per harinya berkisar 50 ribu kendaraan.
“Padahal, kapasitas atau kemampuan Jembatan Ampera sekira 5.000 kendaraan per hari,” tutur Gede Purnama melanjutkan.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.