Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Truk Trailer Bermasalah Dikandangkan

M Iswanto , Jurnalis-Selasa, 16 November 2010 |22:35 WIB
Truk Trailer Bermasalah Dikandangkan
Ilustrasi (Ist)
A
A
A

JAKARTA - Pemda DKI Jakarta dan instansi terkait, melakukan razia truk trailer bermasalah di Jalan Raya Pelabuhan, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, di depan gedung PT Pelindo II Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Baru beberapa menit, sudah ada pelanggaran. Meskipun pada awalnya kami mengira pelanggaran-pelanggaran itu tidak ada," kata Ketua Organda DKI Jakarta Soedirman saat ditemui di lokasi razia, Selasa (16/11/2010).

Operasi yang digelar mulai pukul 10.30 hingga pukul 13.00 WIB itu, berhasil menjaring sedikitnya 51 truk trailer bermasalah. Dari jumlah tersebut, 3 truk ditilang, 19 truk dibekukan operasinya dan dikandangkan. Sedangkan 29 truk lainnya diperiksa oleh Polda Metro Jaya.

Kesembilan belas truk yang dikandangkan dikirim ke tempat penampungan milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Tanah Merah, Jakarta Utara.

Truk-truk trailer yang terjaring banyak yang tidak tertib aturan, bahkan satu unit truk kedapatan menggunakan plat nomor kendaraan yang terbuat dari kardus. Selain itu banyak juga truk trailer yang berplat hitam. "Truk trailer tidak boleh berplat hitam, tapi masih banyak yang menggunakannya alias palsu," ujar Soedirman.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh 65 personel gabungan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Polda Metro Jaya, Direktorat Jenderal Darat Kementerian Perhubungan, Skogar, dan Unit Pengujian Kendaraan Bermotor.

Selain kelengkapan surat, petugas juga lakukan pemeriksaan keadaan fisik angkutan serta melakukan uji emisi. Soedirman menyebutkan razia ini merupakan kehendak bersama Pemda DKI dan Organda. Dengan dilakukannya razia, menurut Soedirman, angkutan berat diharapkan menjadi lebih tertib.
"Intinya pada keselamatan pengendara, keselamatan barang pengusaha, dan keselamatan aset-aset negara yaitu jalan raya," ujarnya.

Rencananya, razia akan dilakukan secara rutin setiap pekan. "Berikutnya, kami akan melakukan pengukuran berat, jadi kami menjaring setelah keluar pelabuhan, saat muatan sudah terisi," kata Soedirman.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement