tragedi sukhoi

FPI Ancam Lia 'Jibril' Eden Jika Tak Bertobat

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Sabtu, 16 April 2011 05:29 wib
liaeden.info
liaeden.info

DEPOK - Si ‘Malaikat Jibril’ Lia Eden hari ini akan menikmati udara bebas untuk kedua kalinya setelah dihukum dengan kesalahan yang sama yakni karena penistaan atau penodaan agama.
 
Namun, bebasnya Lia Eden tidak disambut baik oleh ormas Front Pembela Islam (FPI). FPI meragukan Lia Eden akan jera terhadap hukuman bertahun-tahun yang telah dijalaninya.
 
Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadhri mengaku pesimis terhadap pertobatan Lia Eden. Menurut Idrus Lia Eden tidak berubah meski sudah dipenjara.
 
“Hari ini Lia Eden bebas tetapi jika dia tidak bertobat dan tetap mengulanginya, maka FPI akan bertindak,” katanya kepada okezone, Jumat (15/04/11).
 
Idrus menambahkan jika Lia Eden mengulangi perbuatannya, FPI tidak segan-segan untuk memprosesnya lagi secara hukum. Bahkan Lia Eden harus dihukum mati.
 
“Kami meminta pengadilan agar jatuhkan hukuman mati, karena sudah dua kali dipenjara tidak jera,” tandas Idrus.

(hri)

  • muhammad rizky kurniawan » 0 Tanggapan
    keyakinanmu bukan keyakinanku....!! jangan paksakan keyakinanmu pada orang lain......Tuhan saja memberi kita pilihan tidak lantas memaksakan kehendak pada umatnya......hanya iblis yang sering memaksakan kehendak pada umat manusia......jadi FPI hanya wujud asli dari IBLIS......!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • andi aryo » 0 Tanggapan
    Maju terus FPI, tetap Istiqomah hancurkan semua aliran sesat, umat Islam mendukungmu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anti eFPeiI » 0 Tanggapan
    emangnya loe tuh sapa fpi.....main ancan mengancam,,,,,emang ga punyak otak loe....presiden aja di ancam....bentar lagi dibubarkan kok loe punya organisasi...brutalisme....katanya beragama...tp kenyataannya, tindakkannya tidak mencerminkan org beragama.....komunis dicina aja yg ga beragama baiknya minta ampun...loe yg beragama tp kelakuaannya......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Cha-cha » 0 Tanggapan
    Moga aja dia sadar atas kesalahannya. Ada-ada saja...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anto » 0 Tanggapan
    idrus?? hukuman mati? sesempurna apakah dirimu sehingga punya hak untuk menentukan hidup dan mati seseorang? lebih baik cross check diri sendiri,daripada bersuar-suar tentang sesuatu yang dianggap "benar" oleh kalian,lebih baik buktikan bahwa perbuatanmu pantas di mata Allah.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.