CHINA- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diterima dan melakukan dialog yang akrab dengan salah satu tokoh utama Pemerintah China Liu Yandong.
Pertemuan ini dilakukan di sela-sela World Cultural Forum, Suchou, Provinsi Jiangsu, China, Rabu (18/5/2011).
Dalam pertemuan tersebut, Liu Yandong yang menjabat sebagai state councellor People’s Republic of China meyambut hangat kunjungan Megawati, bukan hanya dalam kapasitas sebagai Presiden kelima RI, namun mengingat sejarah hubungan kedua bangsa, khususnya peran Presiden pertama RI Bung Karno yang telah meletakkan dasar-dasar persahabatan yang kokoh antar kedua bangsa.
"Pemerintah dan bangsa Tiongkok masih ingat betul, bagaimana Bung Karno dengan gigih memperjuangkan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) agar menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Hal itu disampaikan Bung Karno dalam membangun tata dunia baru di PBB," ucap Liu.
Liu merupakan anggota dari politbiro CC Partai Komunis China. Sewaktu Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton berkunjung ke China, Liu juga yang menerimanya.
Dia masih mengingat betul dalam setiap kunjungan ke Tiongkok, Bung Karno selalu menegaskan posisinya sebagai "jembatan persahabatan" kedua bangsa.
Demikian menurut rilis Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang diterima okezone. Hasto turut mendampingi Megawati ke China, dimana dijadualkan Megawati akan menjadi keynote speaker di forum tersebut.
"Liu Yandong memberikan penjelasan terhadap fokus kebijakan Pemerintah China yang saat ini difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan orientasi pembangunan agar lebih ramah lingkungan. Bahkan tahun ini anggaran pendidikan meningkat 50 persen sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan tersebut," papar Hasto mengutip pernyataan Liu.
Hasto menyebutkan pada kesempatan pertemuan itu, Liu Yandong juga menyampaikan komitmen Pemerintah China untuk meningkatkan persahabatan antar kedua bangsa, dan sekaligus mendorong kebijakan Pemerintah China melalui hubungan perdagangan dan kebudayaan yang saling memberi manfaat bagi kedua negara.
Sementara Megawati secara khusus memberikan perhatian yang besar tidak hanya pada peningkatan dialog kebudayaan, namun juga masalah pendidikan, penelitian, dan bagaimana memberikan perhatian pada ibu dan anak sebagai bentuk investasi bangsa untuk generasi penerus bangsa.
"Dalam dialog tersebut secara khusus dibahas bagaimana mengurangi angka kematian ibu yang melahirkan," jelas Hasto.
Dialog berlangsung sangat akrab, dan penuh dengan suasana kekeluargaan, disamping menyinggung peran Bung Karno yang mendapat tempat terhormat dalam sejarah negara tirai bambu itu, Liu Yandong juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Megawati, khususnya di dalam mempererat persahabatan kedua negara.
Liu menyampaikan apresiasi kepada Megawati yang mempunyai atensi besar terhadap dialog peradaban dan kerjasama kebudayaan sehingga Megawati telah dua kali hadir di China menjadi keynote speaker terkait dengan kebudayaan.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.