Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menag: Magrib Mengaji Bisa Cegah Paham Radikal

Salman Mardira , Jurnalis-Senin, 25 Juli 2011 |08:09 WIB
Menag: Magrib Mengaji Bisa Cegah Paham Radikal
Suryadharma Ali (Foto: Koran SI)
A
A
A

BANDA ACEH- Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan Gerakan Nasional Masyarakat Magrib (Gemar) Mengaji bisa mencegah paham radikalisme yang sekarang mulai merasuki sebagian umat Islam. Gerakan ini akan menutupi kekurangan dakwah Islam.

“Gerakan Magrib Mengaji menjadi solusi untuk mencegah anak-anak kita agar jangan terpengaruh dalam ajaran sesat dan paham-paham radikalisme,” katanya di Banda Aceh.

Menurutnya banyak orang Islam saat ini terpengaruh paham radikal dan ajaran sesat karena kurangnya pemahaman terhadap Islam. Ini terjadi karena kurangnya muatan dakwah yang menyampaikan informasi sebenarnya tentang Islam.

“Banyaknya pengikut ajaran sesat selama ini ada kesalahan kita di dalamnya. Letak kesalahan kita adalah masih kurangnya dakwah yang menutup informasi tentang Islam yang harus diketahui,” jelas Suryadharma.

Pemahaman tentang Islam yang terbatas, lanjut dia, sangat mudah dipengaruhi oleh segelintir orang melalui pendekatan logika sehingga terjebak ke ajaran menyimpang.

Dengan paham kebebasan, kini banyak yang mencoba mengubah Islam. “Seperti paham Millah Abraham,” sambungnya.

Dia juga mencontohkan paham sesat yang mengakui ada nabi lain selain Muhammad SAW seperti ajaran Ahmadiyah yang menobatkan Mirza Gulam Ahmad di samping ajaran lain yang mentorelir kekerasan.

“Bahkan sampai dengan mengubah ajaran agama, menghalalkan kekerasan, bahkan pembunuhan. Ini jelas-jelas ajaran menyimpang, Islam tidak begitu, Islam cinta damai, cinta kenyamanan. Islam agama yang toleran, agama yang mengakui yang lain selain tidak mengganggu,” ujarnya.

Menurut dia, melalui Magrib Mengaji masyarakat khususnya generasi muda mendapat pemahaman Islam sesungguhnya.

Dengan pengetahuan Islam cukup, seseorang dinilai sudah memiliki karakter yang kuat dan berakhlak sehingga tidak mudah terpengaruh dengan paham radikal atau ajaran sesat.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement